Unpad Terlibat dalam Kerja Sama Peluncuran SmartGen PT. Huawei Indonesia

[Unpad.ac.id, 29/03/2017] Universitas Padjadjaran melakukan kerja sama dengan PT. Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, dengan CEO Huwaei Indonesia, Liu Haosheng, di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta, Senin (27/03).

Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad berfoto bersama dengan CEO PT. Huawei Indonesia, Liu Haosheng dalam penandatanganan Nota Kesepahaman Peluncuran Program SmartGen di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (27/03)*

Penandatanganan nota kesepahaman ini disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia Xie Feng, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Prof. Ainun Na’im.

Dalam rilis yang diterima Humas Unpad, kerja sama Unpad dengan PT. Huawei Indonesia ini merupakan bagian dari peluncuran program SmartGen yang merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Huawei untuk menjembatani pengetahuan yang didapatkan oleh mahasiswa di perguruan tinggi dengan kebutuhan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Selain Unpad, kerjasama dilakukan juga dengan 6 perguruan tinggi lainnya yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Telkom, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Sepuluh November.

Berkaitan dengan hal tersebut, Rektor menyampaikan harapannya supaya program ini tidak hanya dijalin dengan ke-7 perguruan tinggi ini saja tapi dapat juga diperluas (scale up) dengan perguruan tinggi lain sehingga terjalin networking yang lebih luas.

Dalam sambutannya, Menkominfo Rudiantara menekankan kembali harapannya pada Huawei Indonesia untuk berperan serta dalam pengembangan SDM di Indonesia khususnya dibidang TIK sebagai bagian dari menghadapi ekonomi digital dan untuk tranformasi sosial dan budaya.

Harapan senada juga dikemukakan oleh Prof. Ainun Na’im. Menurutnya, kerja sama ini dapat menambah pengetahuan dan informasi, terutama di bidang TIK.  Program transfer knowledge yang ada di industri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM di perguruan tinggi.

Sementara itu, Liu mengapresiasi kerjasama Huawei Indonesia dengan 7 perguruan tinggi.  “Sebagai ICT enabler, kami sangat percaya akan pentingnya program transfer ilmu pengetahuan melalui program pelatihan untuk melahirkan generasi muda Indonesia yang menjanjikan,” ujar Liu.

Setelah menghadiri acara penandatangan MoU, para dosen dan mahasiswa perwakilan Perguruan tinggi mengikuti program Huawei Experience Day dengan mengunjungi Customer Solution Innovation and Integration Experience Center (CSIC) Huawei. Pada program tersebut, peserta mengikuti paparan dari beberapa tenaga ahli huawei tentang berbagai teknologi informasi dan komunikasi yang dimiliki Huawei.*

 

Rilis / am