Unpad Terima Penghargaan dalam Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru Jabar

[Unpad.ac.id, 14/03/2017] Universitas Padjadjaran menerima penghargaan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat atas partisipasi Unpad dalam Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru Jabar. Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar kepada Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad dalam acara Gelar Produk Wirausaha Baru Jawa Barat “WUB Bersatu Memperkuat Ekonomi Bangsa”, di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22 Bandung, Minggu (12/03).

“Saya kira ini menjadi pendorong untuk kita kedepan bisa berbuat lebih baik lagi, terutama memberikan maslahat untuk masyarakat,” kata Rektor saat ditemui usai menerima penghargaan.

Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad dan Direktur Kerja Sama dan Korporasi Akademik Dr. Dwi Purnomo, S.TP., MT. dalam acara Gelar Produk Wirausaha Baru Jawa Barat “WUB Bersatu Memperkuat Ekonomi Bangsa”, di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22 Bandung, Minggu (12/03) ( Foto oleh : Artanti Hendriyana)

Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad dan Direktur Kerja Sama dan Korporasi Akademik Dr. Dwi Purnomo, S.TP., MT. dalam acara Gelar Produk Wirausaha Baru Jawa Barat “WUB Bersatu Memperkuat Ekonomi Bangsa”, di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22 Bandung, Minggu (12/03) ( Foto oleh : Artanti Hendriyana)

Rektor pun menegaskan bahwa keberadaan sebuah perguruan tinggi adalah untuk masyarakat, sehingga perguruan tinggi diharapkan dapat berkontribusi kuat untuk memberikan daya ungkit bagi pembangunan ekonomi. “Apalagi semenjak menjadi PTN BH, salah satu indikator penting keberhasilan perguruan tinggi adalah memberikan daya ungkit bagi pembangunan ekonomi,” imbuhnya.

Menurut Rektor, kedepannya Unpad harus dapat memberikan kontribusi lebih kuat lagi dalam membangun wirausaha baru. Minimal, Unpad dapat berkontribusi kuat di lingkungan Jawa Barat, dengan hadir di 27 Kota/Kabupaten di Jabar.

“Tantangannya bukan wirausaha barunya saja, tetapi keberlanjutannya. Sekarang, kemampuan-kemampuan mengembangkan wirausaha baru sudah baik, tetapi tantangan terpenting keberlanjutannya. Dan kalau bisa start-up ini bisa berkembang lebih kuat lagi,” harap Rektor.

Selain dapat berkembang kuat, Rektor juga mengharapkan para pelaku wirausaha ini dapat menorehkan prestasi, setidaknya di tingkat Asia. “Harus punya cita-cita seperti itu,” tuturnya.

Dari Unpad, acara tersebut juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt., Direktur Kerja Sama dan Korporasi Akademik Dr. Dwi Purnomo, S.TP., MT., dan Ketua Pusat Inkubator Bisnis (PIB) Unpad, Dr. H. Asep Mulyana, S.E., MCE.

“Unpad menjadi salah satu universitas yang mewujudkan komitmennya terhadap pembinaan wirausaha di Jawa Barat,” jelas Dr. Dwi.

Menurut Dr. Dwi, tantangan dalam penciptaan wirausaha baru adalah dalam upaya pendampingan secara berkesinambungan. Ia pun berharap penciptaan wirausaha baru ini dapat terus menjadi bagian dari hilirisasi hasil riset di Unpad.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah wirausahawan di bawah binaan Unpad juga turut berpartisipasi melakukan gelar produk.  Dr. Dwi mengungkapkan bahwa PIB Unpad senantiasa berupaya menjadikan riset sebagai basis kegiatan wirausaha. Inilah yang menjadi keunggulan dari kegiatan wirausaha di Unpad.

“Jadi produk-produk kewirausahaan Unpad menghilirasasikan produk-produk riset menjadi start-up. Jadi bisa dijaga kesinambungannya,” ujar Dr. Dwi.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu wirausaha binaan PIB Unpad, Marlis Nawawi mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai Wirausaha Baru Terbaik,  Jenis Usaha Pendidikan dan Pemberdayaan. Marlis yang merupakan alumni Unpad ini memiliki usaha Sacita Muda yang bergerak di Bidang Bisnis Sosial. Di Sacita Muda, Marlis dan tim melakukan pemberdayaan masyarakat melalui produk pertanian dan peternakan.

Laporan oleh: Artanti Hendriyana/wep

The post Unpad Terima Penghargaan dalam Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru Jabar appeared first on Universitas Padjadjaran.