Unpad Lakukan Pendampingan Penguatan 60 Produk Hilirisasi Riset

[Unpad.ac.id, 23/03/2017] Universitas Padjadjaran akan meluncurkan 60 produk unggulan hasil hilirisasi penelitian dosen dan mahasiswa pada momentum Dies Natalis ke-60 September mendatang. Seluruh produk ini menjadi produk korporasi Unpad melalui fasilitasi Direktorat Kerja Sama dan Korporasi Akademik, sehingga ditargetkan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Unpad, Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., saat bertemu dengan sejumlah dosen dan mahasiswa di Bale Motekar, Bandung, Kamis (23/03). (Foto: Tedi Yusup)*

Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Unpad, Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., saat bertemu dengan sejumlah dosen dan mahasiswa di Bale Motekar, Bandung, Kamis (23/03). (Foto: Tedi Yusup)*

Guna mewujudkan upaya itu, pihak Direktorat kemudian melakukan pendampingan terhadap 60 produk tersebut, terutama dari segi pemetaan bisnisnya. Pendampingan dilakukan melalui peran unit-unit di bawah naungan Direktorat Kerja Sama dan Korporasi Akademik, salah satunya yaitu Pusat InkubatorBisnis (PIB).

Ketua PIB Unpad, Dr. H. Asep Mulyana, S.E., M.CE., mengatakan, tujuan pendampingan yang dilakukan PIB ialah untuk memberikan wadah pengembangan produk hasil riset yang dapat diaplikasikan pada industri ataupun masyarakat. PIB menjadi wadah penyatu 60 produk penelitian yang selama ini masih dikembangkan secara sektoral.

“Tujuan pendampingan ini juga untuk membangun fundamen keberlanjutan hilirisasi hasil riset, sehingga riset yang dilakukan ujung-ujungnya punya daya jual,” ujar Dr. Asep saat bertemu dengan para dosen dan mahasiswa yang mengembangkan 60 produk hilirisasi di Bale Motekar, Bandung, Kamis (23/03).

Produk yang akan diluncurkan merupakan produk hasil penelitian yang sudah diakurasi oleh Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi Unpad, serta produk unggulan mahasiswa yang berpotensi dikembangkan berkesinambungan.

Dalam hal ini, PIB Unpad berperan melakukan pendampingan dari sisi penguatan aspek bisnis dengan melibatkan seluruh fakultas dan unsur perbankan. Dr. Asep sendiri telah menyusun 11 program pendampingan yang rencananya akan dilaksanakan secara intensif setiap dua minggu sekali.

Sebelas program tersebut diantaranya pemetaan TRL (Technology Readiness Level), pencapaian Haki dan Paten, Unpad mencari Co-Founder, Business Model Canvas, workshop brand/merek, workshop desain dan label produk, penghitungan harga pokok penjualan dan break event point, kolaborasi partner, uji lab, penguatan manajemen bisnis, program magang, hingga penguatan teknologi informasi.

Sebelas program ini menjadi bahan materi pertemuan intensif yang akan diikuti oleh para dosen dan mahasiswa. Pertemuan akan mulai dilaksanakan pada 1 April mendatang. Dr. Asep menargetkan, produk riset ini dapat benar-benar dimanfaatkan bagi masyarakat.

“Kita ingin produk ini tidak hanya bersifat publikasi ilmiah, tetapi dapat menghasilkan value dan kerja sama,” ujar Dr. Asep.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Unpad, Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., mengatakan, program pendampingan ini bisa menjadi percepatan penguatan korporasi akademik di Unpad. Pengembangan produk riset ini merupakan bagian integral dari perkembangan Taman Sains dan Teknologi yang menjadi rencana unggulan universitas.

Dr. Keri menyebut, integrasi tersebut didasarkan bahwa Unpad memiliki kewajiban menghasilkan sejumlah start up setiap tahunnya di Taman Sains dan Teknologi. Program pendampingan ini juga didukung MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi).*

 

Laporan oleh Arief Maulana

The post Unpad Lakukan Pendampingan Penguatan 60 Produk Hilirisasi Riset appeared first on Universitas Padjadjaran.