Menyimpan Kenangan Kehidupan melalui Museum Keluarga

[unpad.ac.id, 24/05/2017] Mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kelas B angkatan 2015 menggelar seminar bertajuk “Memorabilia, Merekam Peristiwa dengan Museum Keluarga” di Grha Pustaloka Dispusipda Jawa Barat, Sabtu (20/05) lalu.

Suasana seminar bertajuk “Memorabilia, Merekam Peristiwa dengan Museum Keluarga” yang digelar Mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kelas B angkatan 2015 di Grha Pustaloka Dispusipda Jawa Barat, Sabtu (20/05) lalu.*

Museum keluarga merupakan ungkapan sekaligus harapan terhadap kesadaran masyarakat akan pentingnya peran musem dalam keluarga. Dosen Ilmu Perpustakaan Unpad Wina Erwina, dra., M.A., yang menjadi salah satu pembicara dalam seminar tersebut, mengatakan, tujuan membuat museum keluarga adalah untuk menyimpan sesuatu bernilai ikatan sejarah, emosi, atau perasaan akan peristiwa.

“(Penyimpanan) ini untuk dikenang oleh diri sendiri, keluarga, ataupun banyak orang,” ujar Wina seperti dalam rilis yang diterima Humas Unpad.

Selain Wina, seminar ini menghadirkan 2 pembicara lainnya, yaitu Harry Darsono, PhD, selaku pekerja seni dan Musiana Yudhawasthi, M.Hum., selaku pimpinan Komunitas Jelajah.

Harry Darsono mengatakan, museum keluarga merupakan cerminan dari perubahan kedewasaan sikap. Sejatinya, manusia belajar dari kesalahan, dan akan berusaha untuk memperbaiki kesalahannya. Sementara Musiana berpendapat, dengan dinamika tersebut, maka setiap orang harus bisa menyimpan memorabilianya sendiri.*

 

Rilis oleh Mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan Unpad/am

 

The post Menyimpan Kenangan Kehidupan melalui Museum Keluarga appeared first on Universitas Padjadjaran.