Meninggal Dunia, Prof. Dr. H. Moch. Tadjudin, MA

Meninggal Dunia, Prof. Dr. H. Moch. Tadjudin, MA

Guru Besar Emeritus Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unpad Prof. Dr. H. Moch. Tadjudin, MA., meninggal dunia di RS Boromeus Bandung, Selasa (23/02) pukul 08.25 WIB karena sakit. Almarhum mendapatkan penghormatan terakhir dari civitas academica Unpad di Masjid Al Jihad Unpad Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (23/02) siang.

Meninggal Dunia, Prof. Dr. H. Moch. Tadjudin, MA

Prof. Dr. H. Moch. Tadjudin, MA.

Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad saat melepas almarhum mengatakan, rekam jejak Prof. Tadjudin dalam mendarmabaktikan tenaga dan keilmuannya di Unpad patut diteladani. Aktivitas akademik terakhir yang dijalankan beliau ialah menghadiri pelaksanaan Wisuda Unpad Gelombang II TA 2015 – 2016 yang digelar pada 2 – 4 Februari lalu.

“Ini merupakan bukti komitmen beliau untuk terus menjadi bagian dari almamater Unpad,” kata Rektor.

Pada bidang akademik, Prof. Tadjudin dinilai memiliki konsistensi mengembangkan program studi Sastra Rusia di FIB Unpad. Untuk itu, Rektor memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan konsistensi Prof. Tadjudin terhadap Sastra Rusia Unpad.

Prof. Tadjudin lahir di Majalengka, 4 Mei 1934. Almarhum menyelesaikan studinya sebagai Sarjana Muda Bahasa Rusia Unpad pada 1963, Master of Art pada bidang Filologi di Universitas St. Pietersburg Rusia, dan Doktor pada Program Linguistik Program Pascasarjana Fakultas Sastra Unpad tahun 1992.

Almarhum memulai karirnya menjadi dosen Unpad pada tahun 1971 dan pernah meraih penghargaan Piagam Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tingkat II dari Presiden RI pada tahun 1989 dan Piagam Satya Karya Purnabakti dari Rektor Unpad pada tahun 2004. Sebagai dosen, almarhum pernah menjadi dosen di FIB Unpad, Program Pascasarjana UI, dan di Universitas Leiden.

Jabatan terakhir yang diemban almarhum di Unpad ialah Koordinator Program Doktor Bidang Ilmu Sastra pada 1998 – 2005. Selain itu, Prof. Tadjudin juga dipercaya menjadi Pembantu Rektor bidang Kepegawaian dan Keuangan merangkap Dekan Fakultas Sastra Universitas Komputer Indonesia. Selain itu, almarhum juga dipercaya sebagai ketua Tim Asessor Badan Akreditasi Nasional untuk IAIN dan STAIN di beberapa wilayah di Indonesia pada tahun 2000.

Almarhum merupakan suami dari Hj. R. Eni Rukmini (alm) dan meninggalkan tiga orang anak, yaitu Hj. Tati Ruliyanti, S.H., Dr. Poppy Rusriana, dra., M.Si., dan Rudi Rusyadi, SE.*

sumber