Mahasiswa ITB Kembangkan Giroskop Serat Optik Berbasis Inferometer Optik Pertama di Indonesia

BANDUNG, itb.ac.id – Sebagai upaya dalam mempertahankan integritas nasional, Indonesia membutuhkan payung militer yang tangguh dan cekatan. Dengan kata lain Indonesia senantiasa memerlukan peralatan militer yang canggih dan berkualitas dari masa ke masa. Sayangnya laju impor alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia masih sangat tinggi, bahkan mencapai angka US$ 683 juta atau sekitar Rp 9,3 triliun pada tahun 2015. Terkhusus untuk komponen giroskop, sensor orientasi yang mengukur kecepatan sudut pada sistem navigasi inersial alutsista, produksi mandiri bahkan belum pernah bisa dilakukan. Hal inilah yang mendorong Ardinda Kartikaningtyas (Teknik Fisika 2013) dan tim untuk mengembangkan sebuah purwarupa giroskop serat optik berbasis inferometer optik pertama yang nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi dunia militer Indonesia.