Mahasiswa Indonesia Ciptakanan Aplikasi “Taiwan Halal” di Taipei

Mahasiswa Indonesia Ciptakan Aplikasi Halal

Berawal dari keinginan untuk memudahkan wisatawan muslim mendapatkan produk halal di Taiwan, mahasiswa Indonesia menangkan NT 50.000 untuk Aplikasi “Taiwan Halal” yang diciptakannya. Setara dengan Rp 20 Juta Rupiah Aplikasi yang di ciptakan oleh Aris Kusumo, Faisal Fahmi, Himmaturijal dan Jiwa Malem Seraya ini awalnya merupakan tugas akhir ketika menjalankan studi di National Chiao Tung University (NCTU) Taiwan. Merekapun terharu dengan kemenangan tersebut.

“Kami merupakan satu-satunya grup dari mahasiswa asing yang mengikuti kompetisi ini, bahasa mandarin tidak menjadi penghalang buat kami dalam mengenalkan halal food yang kami wujudkan dalam aplikasi Taiwan halal,” ungkap Aris salah seorang dari pembuat aplikasi Taiwan Halal.

Aris Juga menjelaskan, Saat ini pengetahuan masyarakat Taiwan mengenai kehalalan masih rendah. Muslim yang datang ke Taiwan tentunya akan merasa khawatir dengan makanan dan lingkungan di Taiwan.
Ia berharap aplikasi yang dapat di akses di Hp Android ini mampu mengatasi masalah yang dialami umat Islam, baik pekerja, pelajar, maupun wisatawan, yang menginginkan produk dan pelayanan halal di Taiwan.
“Sebagai umat Islam, kami harus berusaha secara maksimal untuk mengikuti aturan halal atau haramnya satu produk atau layanan,” ujar remaja yang juga aktif di Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan itu.
Aris menyadari banyak pekerja, pelajar dan wisatawan Muslim di Taiwan yang sering kali mengalami kesulitan untuk mendapatkan produk dan jasa sesuai syariat Islam. Berharap agar aplikasi “Taiwan Halal” dapat menginspirasi orang lain untuk ikut serta dalam memperkenalkan Halal food dan islam di Taiwan.

“Melalui aplikasi ini, umat Islam di Taiwan nanti akan mendapatkan banyak informasi mengenai restoran atau rumah makan halal, hotel yang memberikan pelayanan halal, masjid, dan komunitas Muslim di Taiwan. Kami berharap program yang dapat diakses melalui android dan komputer ini akan lebih memudahkan mereka,” ujarnya didampingi Faisal Fahmi yang berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.
Faisal yang bertindak sebagai programmer meminta masukan dari para pengguna agar aplikasi tersebut semakin mendekati kesempurnaan dalam memberikan pelayanan dan informasi mengenai kehalalan di Taiwan.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementrian Ekonomi Taiwan ini tentunya akan semakin menggairahkan dunia pariwisata Taiwan. Direktur Hubungan Internasional dari Biro Pariwisata di bawah Kementrian Perhubungan dan Komunikasi Taiwan Eric K. Y. Lin mengatakan upaya ini menggambarkan kepedulian pemerintah terhadap segmen wisata halal yang kini tengah tumbuh sebagai bagian dari industri pariwisata internasional.

Kata Eric, kesuksesan lembaganya juga dibuktikan dengan prestasi Taiwan sebagai 10 besar tujuan wisata terbaik bagi kalangan Muslim di luar OKI yang diberikan oleh Global Muslim Travel Index tahun lalu.(Dw)

The post Mahasiswa Indonesia Ciptakanan Aplikasi “Taiwan Halal” di Taipei appeared first on Kabar Diaspora.