Gema Aksara 2017 : Memfomulasikan Ulang Pendidikan untuk Menuju Generasi Emas Indonesia

BANDUNG, itb.ac.id – Dalam proses pendidikan, seseorang akan diajarkan mengenai suatu hal. Apa yang diajarkan kepada seseorang akan membentuk dirinya menjadi sosok individu tertentu. Sejatinya, pendidikan adalah soal mengajarkan, namun bukan berarti semua hal dapat diajarkan ke semua orang. Setiap individu adalah unik, maka apa yang seharusnya diajarkan kepada seseorang juga unik, bukan disamaratakan, bukan digeneralisasi. Namun itulah yang sekarang terjadi pada sistem pendidikan nasional di Indonesia. Orang yang memiliki minat dan bakat di bidang seni atau olahraga masih dicekoki oleh “supremasi” matematika dan IPA. Jikalau nilai matematika dan IPA di rapor tidak bagus, tidak peduli seberapa hebat ia bermain sepak bola atau sepiawai apapun ia memetik senar gitar, tetap saja ia dicap bodoh. Pendidikan bukan lagi mengejar pengembangan diri sebebas-bebasnya tapi uniformitas seluas-luasnya.