Direktorat SDM Unpad Gelar Sosialisasi Pengangkatan Jabatan Fungsional Pustakawan dan Pranata Komputer

[Unpad.ac.id, 21/03/2017] Universitas Padjadjaran mulai mengarahkan para tenaga kependidikan untuk mengisi jabatan fungsional. Pengarahan menjadi pranata fungsional ini diharapkan dapat membuka kesempatan karir bagi tenaga kependidikan.

Sekretaris Direktorat Sumber Daya Manusia Unpad, Arif Firmansyah, S.Si., M.T., (kiri) saat membuka Sosialisasi Pengangkatan Jabatan Fungsional Pustakawan, di Ruang Rapat Bersama Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Selasa (21/03). (Foto: Tedi Yusup)*

Sekretaris Direktorat Sumber Daya Manusia Unpad, Arif Firmansyah, S.Si., M.T., (kiri) saat membuka Sosialisasi Pengangkatan Jabatan Fungsional Pustakawan, di Ruang Rapat Bersama Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Selasa (21/03). (Foto: Tedi Yusup)*

Sekretaris Direktorat Sumber Daya Manusia Unpad, Arif Firmansyah, S.Si., M.T., saat membuka Sosialisasi Pengangkatan Jabatan Fungsional Pustakawan, di Ruang Rapat Bersama Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Selasa (21/03), mengatakan, pengisian jabatan pranata fungsional bagi tenaga kependidikan sejalan dengan komitmen Pemerintah RI terkait penataan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Meski saat ini UU ASN masih belum optimal, tetapi Unpad selangkah lebih maju dibandingkan pemerintah,” ujar Arif.

Kesempatan mengisi jabatan fungsional (jabfung) menjadi euforia tersendiri bagi para tendik. Arif mengatakan, karir jabfung tidak terhenti dibandingkan jabatan struktural. Bahkan, golongan pegawai jabfung akan berbeda dengan pegawai struktural. Dari segi pendapatan, Unpad sendiri telah mengeluarkan Surat Keputusan terkait penyesuaian tarif tunjangan jabatan fungsional per Januari 2017.

Dengan adanya karir pada jabfung, maka kompetensi setiap tenaga fungsional akan terlihat. Dengan demikian, kesempatan tendik untuk meningkatkan karir jabfungnya dapat dilakukan dengan menaikkan kompetensinya. “Kemungkinan karir bisa diarahkan,” imbuh Arif.

Namun, meski sudah menjadi pranata fungsional, Arif meminta para tendik tidak menjadi kaku. Menjadi pranata funsgional, kata Arif, bukan berarti melepaskan tugas administrasi di unit kerja bersangkutan. “Siapkan strategi untuk tetap andil di unit kerja. Cari beberapa tugas yang beririsan,” tambahnya.

Sebagai contoh, pranata pustakawan menurut Arif tidak serta merta khusus ditempatkan di perpustakaan. Di setiap unit kerja setidaknya butuh pengarsipan data/dokumen yang berkaitan dengan tugas, pokok, dan fungsi unit kerja tersebut. Pengarsipan ini juga akan sangat penting apabila ada kekosongan peran  di unit kerja.

Selain melakukan sosialisasi bagi jabatan fungsional pustakawan, Direktorat SDM Unpad juga menggelar sosialisasi pengangkatan jabatan fungsional pranata komputer.Sosialisasi ini juga diisi oleh pemaparan dari masing-masing tim pustakawan dan pranata komputer.*

 

Laporan oleh Arief Maulana

The post Direktorat SDM Unpad Gelar Sosialisasi Pengangkatan Jabatan Fungsional Pustakawan dan Pranata Komputer appeared first on Universitas Padjadjaran.